Tubuh kurus
Tubuh tampak kurus atau kehilangan kondisi walau pakan tersedia.
Penyakit yang berkaitan
Gejala ini muncul pada penyakit berikut. Satu gejala jarang cukup untuk menyimpulkan penyakit — kombinasi gejala dan kondisi air yang menentukan.
Mycobacteriosis
Mycobacterium spp.
Penyakit bakteri granulomatosa kronis yang dapat menyerang semua spesies ikan, terutama pada budidaya intensif. Bakterinya umumnya resisten terhadap pengobatan antibiotik.
Hexamitosis (Spironucleosis)
Hexamita spp., Spironucleus spp.
Infeksi flagelata usus pada cichlid, cupang, gurami, dan banyak ikan akuarium yang menyebabkan penurunan berat badan serta kematian benih dan juvenil.
Chilodonelliasis
Chilodonella spp.
Infestasi protozoa bersilia pada kulit dan insang ikan air tawar yang menyebabkan lendir berlebih dan gangguan pernapasan; berkaitan dengan kualitas air buruk.
Infestasi Lintah
Hirudinea (lintah)
Infestasi lintah pada ikan air tawar yang mengisap darah sehingga menimbulkan anemia dan penurunan berat badan.
Cryptobiosis
Cryptobia spp.
Infeksi flagelata pada ikan cichlid yang membuat ikan sangat kurus walaupun tetap lahap makan.
Trichodiniasis
Trichodina spp.
Infestasi protozoa bersilia pada kulit dan insang yang berkaitan dengan sanitasi buruk dan kepadatan tinggi. Diagnosis memerlukan pemeriksaan mikroskop kerokan kulit atau insang.
Epistyliasis
Epistylis spp.
Infestasi protozoa bersilia sesil pada ikan kolam yang berkaitan dengan air kaya bahan organik. Aeromonas dapat menyertainya sebagai infeksi sekunder.
Viral Nervous Necrosis (VNN)
Betanodavirus
Penyakit betanodavirus pada ikan laut budidaya yang menyerang otak dan retina. Larva dan juvenil paling rentan, dengan gejala berenang spiral dan kematian massal.
Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium.