Epizootic Ulcerative Syndrome (EUS)
Infeksi oomycete yang tercantum WOAH pada ikan air tawar dan estuari, diawali bintik merah lalu borok dalam. Ikan mas dan nila tergolong resisten.
Tingkat keparahan: Tinggi
Jamur & oomycetes
Air Payau
Air Tawar
Agen penyebab: Aphanomyces invadans
Gejala yang berkaitan
Gejala khas ditandai lebih dulu. Kombinasi gejala yang muncul menentukan tingkat keyakinan pada hasil diagnosis.
-
Borok dalam hingga otot terlihatKulit Gejala khas
-
Sisik berdiriKulit
-
Perubahan warna tubuhTubuh
-
Nafsu makan menurunPerilaku
-
Lesu dan kurang aktifPerilaku
-
Berenang tidak normalPerilaku
Rekomendasi penanganan
Pencegahan
- Gunakan benih bebas penyakit dari sumber bersertifikat, karantina hewan baru, dan terapkan biosekuriti pada peralatan dan air masuk.
Penanganan
- Belum ada pengobatan yang terbukti efektif. Singkirkan ikan sakit, perbaiki kualitas air, dan laporkan dugaan kasus ke dinas perikanan setempat.
Konfirmasi laboratorium
- Konfirmasi dengan pemeriksaan hifa pada lesi (squash mount), histopatologi, atau uji molekuler sesuai Manual Diagnostik WOAH.
Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium (isolasi dan uji sensitivitas), dan penggunaan obat ikan harus mengikuti ketentuan otoritas berwenang.
Referensi
- WOAH (World Organisation for Animal Health). Manual of Diagnostic Tests for Aquatic Animals. Chapter 2.3.1. Infection with Aphanomyces invadans (epizootic ulcerative syndrome) (edisi 2023). https://www.woah.org/fileadmin/Home/eng/Health_standards/aahm/current/2.3.01_EUS.pdf