Infectious Myonecrosis (IMN)
Penyakit virus yang tercantum WOAH, terutama pada udang vaname juvenil dan subdewasa. Otot ekor menjadi putih keruh dan kematian dapat muncul mendadak setelah stres.
Tingkat keparahan: Tinggi
Virus
Air Payau
Air Laut
Agen penyebab: Infectious myonecrosis virus (IMNV)
Gejala yang berkaitan
Gejala khas ditandai lebih dulu. Kombinasi gejala yang muncul menentukan tingkat keyakinan pada hasil diagnosis.
-
Otot perut atau ekor putih keruhTubuh Gejala khas
-
Kematian tinggi dalam waktu singkatPerilaku
-
Lesu dan kurang aktifPerilaku
Rekomendasi penanganan
Pencegahan
- Gunakan benur bebas penyakit dan hindari stres seperti penjaringan serta perubahan suhu atau salinitas mendadak.
Penanganan
- Belum ada pengobatan efektif. Hentikan pemindahan hewan dari wadah terdampak, singkirkan hewan mati, disinfeksi peralatan, dan laporkan dugaan kasus ke dinas perikanan setempat.
Konfirmasi laboratorium
- Kirim sampel ke laboratorium rujukan untuk uji molekuler (PCR/RT-PCR) sesuai Manual Diagnostik WOAH; diagnosis tidak dapat ditegakkan dari gejala saja.
Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium (isolasi dan uji sensitivitas), dan penggunaan obat ikan harus mengikuti ketentuan otoritas berwenang.
Referensi
- WOAH (World Organisation for Animal Health). Manual of Diagnostic Tests for Aquatic Animals. Chapter 2.2.5. Infection with infectious myonecrosis virus (edisi 2023). https://www.woah.org/fileadmin/Home/eng/Health_standards/aahm/current/2.2.05_IMN.pdf