Lewati ke konten utama
FishDiag Fish Health Intelligence

Kematian tinggi dalam waktu singkat

Jumlah hewan mati meningkat tajam dalam beberapa hari.

Perilaku

Penyakit yang berkaitan

Gejala ini muncul pada penyakit berikut. Satu gejala jarang cukup untuk menyimpulkan penyakit — kombinasi gejala dan kondisi air yang menentukan.

Columnaris Tinggi

Columnaris

Flavobacterium columnare

Infeksi bakteri pada insang, kulit, dan sirip ikan air tawar yang umumnya muncul setelah stres lingkungan pada suhu air tinggi. Lesi khasnya berwarna kuning-kecokelatan dan pita pucat di punggung (saddleback).

Bakteri Air Tawar
White Spot / Ichthyophthiriasis (Ich) Tinggi

White Spot / Ichthyophthiriasis (Ich)

Ichthyophthirius multifiliis

Penyakit protozoa bersilia yang menular sangat cepat antarikan air tawar dan tampak sebagai bintik putih kecil. Bila hanya menyerang insang, bintik bisa tidak terlihat tetapi kematian tetap tinggi.

Parasit Air Tawar
Koi Herpesvirus Disease (KHVD) Kritis

Koi Herpesvirus Disease (KHVD)

Cyprinid herpesvirus 3 (CyHV-3)

Penyakit virus yang tercantum WOAH pada ikan mas dan koi, bergantung suhu (terutama 16–29 °C) dengan kematian tinggi. Kerusakan insang merupakan temuan paling konsisten; tidak ada lesi patognomonik.

Virus Air Tawar
White Spot Syndrome Virus (WSSV) Kritis

White Spot Syndrome Virus (WSSV)

White spot syndrome virus (Whispovirus)

Penyakit virus yang tercantum WOAH pada krustasea dekapoda dengan kematian sangat tinggi dalam beberapa hari. Bercak putih di cangkang sering tampak tetapi tidak dapat diandalkan sebagai satu-satunya tanda.

Virus Air Tawar Air Payau Air Laut
Tilapia Lake Virus (TiLV) Kritis

Tilapia Lake Virus (TiLV)

Tilapia tilapinevirus

Penyakit virus yang tercantum WOAH pada nila dengan kematian hingga 90%, terutama pada benih. Kelainan mata (lensa keruh) disertai kematian tinggi patut dicurigai sebagai TiLV; telah dilaporkan di Indonesia.

Virus Air Tawar Air Payau
Viral Nervous Necrosis (VNN) Kritis

Viral Nervous Necrosis (VNN)

Betanodavirus

Penyakit betanodavirus pada ikan laut budidaya yang menyerang otak dan retina. Larva dan juvenil paling rentan, dengan gejala berenang spiral dan kematian massal.

Virus Air Payau Air Laut
Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND) Kritis

Acute Hepatopancreatic Necrosis Disease (AHPND)

Vibrio parahaemolyticus (VpAHPND)

Penyakit udang yang tercantum WOAH, disebabkan strain Vibrio parahaemolyticus pembawa toksin Pir. Kematian dapat terjadi sejak 10 hari setelah tebar dengan hepatopankreas pucat dan mengecil.

Bakteri Air Payau Air Laut
Infectious Myonecrosis (IMN) Tinggi

Infectious Myonecrosis (IMN)

Infectious myonecrosis virus (IMNV)

Penyakit virus yang tercantum WOAH, terutama pada udang vaname juvenil dan subdewasa. Otot ekor menjadi putih keruh dan kematian dapat muncul mendadak setelah stres.

Virus Air Payau Air Laut
Yellow Head Disease (YHD) Kritis

Yellow Head Disease (YHD)

Yellow head virus genotype 1 (YHV1)

Penyakit virus yang tercantum WOAH pada udang windu dan vaname yang dapat memusnahkan panen dalam beberapa hari. Udang tampak pucat dengan kepala kekuningan, tetapi tanda ini tidak khas.

Virus Air Payau Air Laut
White Tail Disease (WTD) Tinggi

White Tail Disease (WTD)

Macrobrachium rosenbergii nodavirus (MrNV)

Penyakit virus yang tercantum WOAH pada udang galah, terutama pascalarva. Otot perut berubah putih keruh mulai dari ruas kedua atau ketiga.

Virus Air Tawar
Amyloodiniosis (velvet) Tinggi

Amyloodiniosis (velvet)

Amyloodinium ocellatum

Infestasi dinoflagelata pada ikan laut yang membuat kulit tampak berlapis debu keemasan, disertai megap-megap dan kematian tinggi.

Parasit Air Payau Air Laut
Francisellosis Tinggi

Francisellosis

Francisella noatunensis

Infeksi bakteri pada nila dan beberapa ikan laut. Bentuk akut menimbulkan kematian tinggi dengan sedikit tanda; bentuk kronis menimbulkan berenang tidak menentu, mata menonjol, dan insang bernodul.

Bakteri Air Tawar Air Payau Air Laut
Herpesviral Haematopoietic Necrosis (CyHV-2) Kritis

Herpesviral Haematopoietic Necrosis (CyHV-2)

Cyprinid herpesvirus 2 (CyHV-2)

Penyakit virus pada ikan mas koki dengan kematian hingga 100%. Tanda luar sering minim; saat dibedah limpa dan ginjal membesar dengan area nekrosis pucat.

Virus Air Tawar
Kekurangan Oksigen Terlarut (Hipoksia) Kritis

Kekurangan Oksigen Terlarut (Hipoksia)

Gangguan lingkungan saat oksigen terlarut turun. Sebagian besar ikan stres pada 2–4 mg/L dan kematian biasanya terjadi di bawah 2 mg/L.

Lingkungan Air Tawar Air Payau Air Laut
Keracunan Amonia Tinggi

Keracunan Amonia

Amonia bebas (NH3) merusak jaringan insang mulai sekitar 0,05 mg/L, menghambat pertumbuhan, meningkatkan kerentanan terhadap infeksi, dan pada kadar tinggi mematikan.

Lingkungan Air Tawar Air Payau Air Laut
Spring Viraemia of Carp (SVC) Tinggi

Spring Viraemia of Carp (SVC)

Spring viraemia of carp virus (SVCV)

Penyakit virus yang tercantum WOAH pada ikan famili karper, termasuk ikan mas, koi, dan mas koki. Wabah umumnya terjadi pada suhu 11–17 °C; tanda klinisnya tidak spesifik, yang paling konsisten perut membengkak dan perdarahan. Wabah jarang terjadi di bawah 10 °C, dan kematian menurun saat suhu air di atas 22 °C.

Virus Air Tawar
Lactococcosis Tinggi

Lactococcosis

Lactococcus garvieae

Infeksi bakteri yang menimbulkan septikemia hiperakut dan berdarah pada banyak spesies ikan air tawar dan laut ketika suhu air di atas 16 °C. Telah diisolasi dari nila budidaya di Indonesia.

Bakteri Air Tawar Air Payau Air Laut
Nocardiosis Tinggi

Nocardiosis

Nocardia seriolae

Infeksi bakteri kronis yang ditandai nodul putih pada organ dalam, borok kulit, dan kemerahan di sekitar mulut; kematian dapat mencapai 100%. Dilaporkan pada gabus Cina (Channa argus), largemouth bass, dan bawal bintang (Trachinotus blochii).

Bakteri Air Tawar Air Payau Air Laut
Benedeniasis (cacing kulit ikan laut) Sedang

Benedeniasis (cacing kulit ikan laut)

Benedenia spp., Neobenedenia spp.

Infestasi cacing monogenea kapsalid pada kulit, sirip, dan mata kerapu budidaya di keramba. Infestasi berat merusak kulit dan membuka jalan infeksi sekunder seperti Vibrio harveyi.

Parasit Air Laut
Piscinoodiniosis (velvet air tawar) Tinggi

Piscinoodiniosis (velvet air tawar)

Piscinoodinium spp.

Infestasi dinoflagelata pada banyak ikan air tawar yang tampak sebagai bintik keemasan halus di kulit, disertai megap-megap dan kematian; bila hanya di insang, bintiknya tidak terlihat.

Parasit Air Tawar
Hexamitosis (Spironucleosis) Sedang

Hexamitosis (Spironucleosis)

Hexamita spp., Spironucleus spp.

Infeksi flagelata usus pada cichlid, cupang, gurami, dan banyak ikan akuarium yang menyebabkan penurunan berat badan serta kematian benih dan juvenil.

Parasit Air Tawar
Keracunan Hidrogen Sulfida (H2S) Kritis

Keracunan Hidrogen Sulfida (H2S)

H2S terbentuk di endapan dasar yang anoksik atau dari air sumur tercemar. Paparan akut dapat menyebabkan kematian mendadak (dilaporkan pada 0,5 mg/L); paparan kronis membuat ikan lesu dan nafsu makan turun.

Lingkungan Air Tawar Air Payau Air Laut

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium.