Keracunan Hidrogen Sulfida (H2S)
H2S terbentuk di endapan dasar yang anoksik atau dari air sumur tercemar. Paparan akut dapat menyebabkan kematian mendadak (dilaporkan pada 0,5 mg/L); paparan kronis membuat ikan lesu dan nafsu makan turun.
Tingkat keparahan: Kritis
Lingkungan
Air Payau
Air Tawar
Air Laut
Gejala yang berkaitan
Gejala khas ditandai lebih dulu. Kombinasi gejala yang muncul menentukan tingkat keyakinan pada hasil diagnosis.
-
Berenang tidak normalPerilaku Gejala khas
-
Kematian tinggi dalam waktu singkatPerilaku
-
Lesu dan kurang aktifPerilaku
-
Nafsu makan menurunPerilaku
Rekomendasi penanganan
Pencegahan
- Bersihkan endapan dasar secara rutin, hindari area dasar tanpa oksigen, dan periksa kualitas air sumur.
Penanganan
- Tingkatkan aerasi dan sirkulasi, hindari mengaduk endapan dasar saat ikan masih di dalam wadah, dan ganti air bila memungkinkan.
Konfirmasi laboratorium
- Pastikan dengan mengukur H2S memakai test kit; bau telur busuk dari endapan mendukung dugaan.
Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium (isolasi dan uji sensitivitas), dan penggunaan obat ikan harus mengikuti ketentuan otoritas berwenang.
Referensi
- Francis-Floyd, R., Yanong, R.P.E., Petty, B.D. Environmental Diseases of Aquatic Animals in Aquatic Systems. MSD/Merck Veterinary Manual (ditinjau Mei 2023). https://www.merckvetmanual.com/exotic-and-laboratory-animals/aquatic-systems/environmental-diseases-of-aquatic-animals-in-aquatic-systems