Spring Viraemia of Carp (SVC)
Penyakit virus yang tercantum WOAH pada ikan famili karper, termasuk ikan mas, koi, dan mas koki. Wabah umumnya terjadi pada suhu 11–17 °C; tanda klinisnya tidak spesifik, yang paling konsisten perut membengkak dan perdarahan. Wabah jarang terjadi di bawah 10 °C, dan kematian menurun saat suhu air di atas 22 °C.
Agen penyebab: Spring viraemia of carp virus (SVCV)
Gejala yang berkaitan
Gejala khas ditandai lebih dulu. Kombinasi gejala yang muncul menentukan tingkat keyakinan pada hasil diagnosis.
-
Megap-megap di permukaan airPerilaku Gejala khas
-
Perut membengkakTubuh
-
Lesu dan kurang aktifPerilaku
-
Perubahan warna tubuhTubuh
-
Anus kemerahan atau menonjolPencernaan
-
Kematian tinggi dalam waktu singkatPerilaku
-
Kehilangan keseimbangan atau daya apungNeurologis
Rekomendasi penanganan
Pencegahan
- Gunakan benih bebas penyakit dari sumber bersertifikat, karantina hewan baru, dan terapkan biosekuriti pada peralatan dan air masuk.
Penanganan
- Belum ada pengobatan efektif. Hentikan pemindahan hewan dari wadah terdampak, singkirkan hewan mati, disinfeksi peralatan, dan laporkan dugaan kasus ke dinas perikanan setempat.
Konfirmasi laboratorium
- Kirim sampel ke laboratorium rujukan untuk uji molekuler (PCR/RT-PCR) sesuai Manual Diagnostik WOAH; diagnosis tidak dapat ditegakkan dari gejala saja.
Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium (isolasi dan uji sensitivitas), dan penggunaan obat ikan harus mengikuti ketentuan otoritas berwenang.
Referensi
- WOAH (World Organisation for Animal Health). Manual of Diagnostic Tests for Aquatic Animals. Chapter 2.3.9. Infection with spring viraemia of carp virus (edisi 2023). https://www.woah.org/fileadmin/Home/eng/Health_standards/aahm/current/2.3.09_SVC.pdf