Lewati ke konten utama
FishDiag Fish Health Intelligence

Tilapia Lake Virus (TiLV)

Penyakit virus yang tercantum WOAH pada nila dengan kematian hingga 90%, terutama pada benih. Kelainan mata (lensa keruh) disertai kematian tinggi patut dicurigai sebagai TiLV; telah dilaporkan di Indonesia.

Tingkat keparahan: Kritis Virus Air Payau Air Tawar

Agen penyebab: Tilapia tilapinevirus

Gejala yang berkaitan

Gejala khas ditandai lebih dulu. Kombinasi gejala yang muncul menentukan tingkat keyakinan pada hasil diagnosis.

Rekomendasi penanganan

Pencegahan

  • Batasi pemindahan ikan hidup dari lokasi terinfeksi, gunakan benih bebas TiLV, dan terapkan disinfeksi peralatan, kendaraan, serta petugas.

Penanganan

  • Belum ada pengobatan efektif. Hentikan pemindahan hewan dari wadah terdampak, singkirkan hewan mati, disinfeksi peralatan, dan laporkan dugaan kasus ke dinas perikanan setempat.

Konfirmasi laboratorium

  • Kirim sampel ke laboratorium rujukan untuk uji molekuler (PCR/RT-PCR) sesuai Manual Diagnostik WOAH; diagnosis tidak dapat ditegakkan dari gejala saja.

Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium (isolasi dan uji sensitivitas), dan penggunaan obat ikan harus mengikuti ketentuan otoritas berwenang.

Referensi

  1. WOAH. 2022. Infection with tilapia lake virus (TiLV) – a novel orthomyxo-like virus. Disease card, diperbarui 18/08/2022. https://www.woah.org/app/uploads/2022/10/a-woah-tilv-disease-card-2022.pdf
  2. Eyngor, M., dkk. 2014. Identification of a novel RNA virus lethal to tilapia. Journal of Clinical Microbiology 52(12): 4137–4146. https://doi.org/10.1128/JCM.00827-14