Aeromoniasis (Motile Aeromonas Septicemia)
Infeksi bakteri aeromonad motil pada ikan air tawar dan payau, umumnya dipicu stres, luka, atau kualitas air buruk. Tanda klinisnya mirip banyak infeksi bakteri lain sehingga perlu kultur bakteri.
Agen penyebab: Aeromonas hydrophila dan aeromonad motil lain
Gejala yang berkaitan
Gejala khas ditandai lebih dulu. Kombinasi gejala yang muncul menentukan tingkat keyakinan pada hasil diagnosis.
-
Perdarahan pada kulit atau siripKulit Gejala khas
-
Luka atau borok pada kulitKulit Gejala khas
-
Perut membengkakTubuh
-
Sisik berdiriKulit
-
Anus kemerahan atau menonjolPencernaan
-
Sirip rusak atau geripisSirip
Rekomendasi penanganan
Pencegahan
- Hindari luka dan stres penanganan, jaga oksigen terlarut, amonia, nitrit, dan pH tetap stabil.
Penanganan
- Perbaiki kualitas air dan kurangi stres. Pengobatan antibiotik hanya berdasarkan hasil uji sensitivitas dan arahan dokter hewan atau petugas kesehatan ikan, memakai obat ikan yang terdaftar di otoritas berwenang.
Konfirmasi laboratorium
- Konfirmasi dengan isolasi dan identifikasi bakteri dari organ ikan sakit di laboratorium kesehatan ikan, disertai uji sensitivitas antibiotik sebelum pengobatan apa pun.
Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium (isolasi dan uji sensitivitas), dan penggunaan obat ikan harus mengikuti ketentuan otoritas berwenang.
Referensi
- Hanson, L.A., Hemstreet, W.G., Hawke, J.P. 2019. Motile Aeromonas Septicemia (MAS) in Fish. SRAC Publication No. 0478 (revisi April 2019). https://srac.msstate.edu/pdfs/Fact%20Sheets/478%20Motile%20Aeromonas%20Septicemia%20(MAS)%20in%20Fish%202019.pdf
- Petty, B.D., Francis-Floyd, R., Yanong, R.P.E. Bacterial Diseases of Fish. MSD/Merck Veterinary Manual (ditinjau September 2024). https://www.merckvetmanual.com/exotic-and-laboratory-animals/aquarium-fish/bacterial-diseases-of-fish