Keracunan Karbon Dioksida (CO2)
Karbon dioksida bersifat toksik bagi ikan di atas sekitar 12 mg/L, terutama pada kepadatan tinggi dengan aerasi kurang dan oksigen rendah.
Tingkat keparahan: Tinggi
Lingkungan
Air Payau
Air Tawar
Air Laut
Gejala yang berkaitan
Gejala khas ditandai lebih dulu. Kombinasi gejala yang muncul menentukan tingkat keyakinan pada hasil diagnosis.
-
Berenang tidak normalPerilaku Gejala khas
-
Kehilangan keseimbangan atau daya apungNeurologis
-
Lesu dan kurang aktifPerilaku
Rekomendasi penanganan
Pencegahan
- Jaga aerasi yang cukup dan hindari kepadatan berlebih, terutama saat memakai air sumur.
Penanganan
- Tingkatkan aerasi untuk melepas CO2 dan kurangi kepadatan atau pakan sementara.
Konfirmasi laboratorium
- Pastikan dengan mengukur CO2 terlarut memakai test kit dan periksa juga oksigen terlarut.
Informasi di halaman ini bersifat edukatif dan bukan diagnosis pasti. Penegakan diagnosis memerlukan konfirmasi laboratorium (isolasi dan uji sensitivitas), dan penggunaan obat ikan harus mengikuti ketentuan otoritas berwenang.
Referensi
- Francis-Floyd, R., Yanong, R.P.E., Petty, B.D. Environmental Diseases of Aquatic Animals in Aquatic Systems. MSD/Merck Veterinary Manual (ditinjau Mei 2023). https://www.merckvetmanual.com/exotic-and-laboratory-animals/aquatic-systems/environmental-diseases-of-aquatic-animals-in-aquatic-systems